Foto: Canva.com pro

Apakah anda memiliki masalah di saluran pencernaan seperti luka atau tukak di usus dua belas jari? Jangan khawatir, sebab anda bisa menanganinya dengan obat yang mengandung bahan aktif sukralfat. Bahan ini akan bekerja untuk mengikat protein bermuatan positif untuk mencegah luka, seperti produk Inpepsa. Untuk lebih detailnya, simak ulasan berikut!

Mengenal Bahan Aktif Sukralfat

Sucralfate atau yang dikenal dengan sukralfat merupakan obat yang mengatasi tukak lambung, gastritis kronis, hingga ulkus duodenum. Obat ini bekerja dengan menempel di bagian usus atau lambung yang mengalami peradangan dan melindungi asam lambung dan garam empedu.

Lapisan pelindung yang dibentuk sukralfat akan mencegah luka ulkus semakin parah. Selain itu, cara kerja obat ini akan membantu proses penyembuhan ulkus. Karena termasuk obat keras, maka penggunaannya hanya boleh dengan pantauan dan resep yang dianjurkan dokter.

Sukralfat sangat disarankan untuk tidak dikonsumsi secara sembarangan. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat ini. Misalnya jika anda memiliki alergi, maka akan lebih baik jika tidak mengonsumsi sukralfat.

Selain itu, anda bisa memberitahu dokter apabila pernah menjalani tindakan medis tertentu. Seperti contoh, jika anda pernah memasang selang makan dalam jangka waktu yang lama atau menggunakan endotracheal tube (ETT).

Namun, jika anda tidak pernah mengalami tindakan medis, maka anda bisa membeli obat sukralfat di farmaku.com seperti produk dari Inpepsa. Untuk mengonsumsi obat tersebut anda perlu melihat aturan dan dosis di kemasan.

Penggunaan obat ini juga perlu dipertimbangkan bagi pengidap penyakit diabetes atau yang pernah menderita diabetes, disfagia, dan penyakit ginjal. Sebab, sukralfat termasuk dalam klasifikasi obat keras.

Dosis dan Aturan yang Harus Diperhatikan

Dosis sukralfat untuk pasien dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. Untuk pasien dewasa yang mengalami kondisi tukak lambung atau ulkus duodenum, maka dosis yang dianjurkan adalah 1 gram 4 kali sehari selama 4 hingga 12 minggu.

Sedangkan untuk dosis pemeliharaan yang digunakan untuk mencegah kambuhnya rasa sakit tersebut adalah 1 gram, 2 kali sehari. Jika kondisi yang anda alami parah, maka saran dosis maksimalnya bisa dikonsumsi 8 gram per hari.

Bagi penderita gastritis kronis, maka aturan pakainya adalah 1 gram, 4 kali sehari. Atau bisa dikonsumsi 2 gram, dua kali sehari selama 4 sampai 12 minggu. Sementara untuk konsumsi obat Inpepsa dengan gejala pendarahan saluran pencernaan bisa dikonsumsi 1 gram, 6 kali sehari.

Cara Mengonsumsi Sukralfat Dengan Tepat

Untuk mengonsumsi obat keras ini, anda bisa mengikuti anjuran dokter. Tetapi anda juga bisa membaca informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum menggunakan sukralfat. Perlu diingat, jangan menambah atau mengurangi dosis sesuka hati tanpa mengikut anjuran yang ada.

Mengonsumsi sukralfat dalam keadaan perut kosong bisa dilakukan satu jam sebelum makan atau sesuai dengan anjuran dokter. Jika anda menggunakan sukralfat dalam bentuk cairan, kocok botolnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi.

Mengobati berbagai masalah saluran pencernaan dengan sukralfat secara teratur akan memberikan dampak yang baik bagi kesembuhan anda. Selain itu, untuk mengonsumsi sukralfat, anda perlu memperhatikan jeda waktu yang tidak terlalu berdekatan.

Beri jarak waktu minimal dua jam bila ingin mengonsumsi obat lain. Sebab obat sukralfat Inpepsa dapat memengaruhi penyerapan obat obatan ke dalam tubuh. Ada baiknya jika menghindari konsumsi obat antasida 30 menit sebelum atau sesudah mengonsumsi sukralfat.

Itulah beberapa ulasan mengenai obat sukralfat yang bisa membantu menangani masalah pencernaan. Anda bisa menggunakan jenis obat keras ini sesuai dengan anjuran dokter atau mengikuti aturan pakai yang ada di label kemasan.