Semua manusia mempunyai bagian-bagian badan yang ditumbuhi bulu. Lepas dari sebegitu lebatnya bulu itu, ada banyak orang yang merasakan tidak yakin diri. Hingga mencukur bulu jadi sisi dari kegiatan rutin untuk memkasimalkan tampilan.


Kaki, ketiak, serta muka jadi sisi yang seringkali dicukur. Tetapi, bila mencukur bulu tidak dikerjakan dengan pas, akan membuat kulit jadi iritasi serta peka. Sebelum kamu mencukur bulu, beberapa dermatologis memberi alasan supaya terlepas dari pernasalahan kulit iritasi serta peka, Apa sajakah?
1. Waktu yang pas untuk mencukur

Dermatologi merekomendasikan supaya mencukur bulu jadikan step akhir dalam rutinitias mandi. Air hangat akan membuat bulu memiliki tekstur lebih lembut hingga meminimalkan desakan. Tetapi bila kamu senang mandi dengan air dingin, lebih baik mencukur bulu sebelum mandi

2. Sebegitu seringkali mencukur bulu

Mencukur bulu akan memberi penampilan kulit yang mulus. Tetapi jangan pernah kamu terpikat untuk mencukur bulu. Pikirkan kembali sebegitu seringkali kamu harus mencukur bulu dalam keseluruhnya kegiatan rutin. Ini bergantung pada siklus perkembangan bulu pada tiap orang. Dapat tiga minggu sekali untuk ruang bikini, dua hari sekali untuk dibawah ketiak, serta dua sampai tiga hari sekali untuk kaki.

3. Peralatan mencukur yang pas

Untuk menahan kulit mati yang mengakibatkan kerusakan alat pangkas, semestinya kerjakan eksfoliasi sebelum mencukur bulu. Selanjutnya pilih type pencukur bulu yang mempunyai bar pelembab dibagian atas serta bawah pisau. Lihat kualitas pisaunya supaya tidak melukai kulit.

4. Tidak cukup mencukur

Jangan mengolesi produk begitu berat sesudah mencukur bulu, saat pori-pori benar-benar terbuka dia jadi benar-benar rawan. Pakai pelembap yang kandungannya sesuai badan serta muka. Juga bisa terapkan hidrator seperti asam hialuronat serta vitamin B5 atau pelindung kulit.