Kencan online atau online dating tidak hanya dipandang dapat tingkatkan peluang untuk memperoleh pasangan dari penjuru dunia. Tetapi bertepatan dengan penambahan infeksi menyebar seksual (IMS)

Salah satunya kasusnya berlangsung di Hawaii. Penambahan penyakit menyebar seksual di Hawaii sampai jumlahnya paling tinggi dibandingkan beberapa dekade kemarin. Faksi otoritas ditempat mengutarakan jika ini dihubungkan dengan prevalensi kencan online.

The Honolulu Star-Advertiser diambil dari AFP mengutarakan jika masalah serangan penyakit klamidia, gonore, serta sifilis bertambah dengan relevan di negara sisi itu.


Menurut Departemen Service Pengurangan Efek Jelek Departemen Kesehatan mengutarakan, ke-3 infeksi itu ada pada atau dekati tingkat paling tinggi dalam 30 tahun.

Petinggi kesehatan Hawaii mencatat ada 7.732 masalah klamidia pada 2018. Jumlahnya ini naik dibanding dengan 2008 yang mencatat masalah 5.972 masalah. Sedang gonore bertambah 2x lipat sepanjang 10 tahun paling akhir, dari 611 masalah jadi 1.496 masalah.

Penyakit kelamin sifilis bertambah jadi 180 masalah dari 38 masalah.

Beberapa petinggi mencatat penambahan masalah ini berlangsung sebab menambahnya koneksi lebih beberapa orang melalui service kencan online.

"sebab orang tergantung pada fasilitas digital untuk membuat koneksi. Ini dapat mengakibatkan kondisi dimana mereka lebih mungkin terserang infeksi tanpa ada sadar," kata Gerald Hasty, koordinator program untuk pengurangan bahaya.

"Makin banyak mitra karena itu makin banyak kesempatan untuk memperoleh infeksi."

Faksi otoritas mengutarakan ini di dukung dengan penurunan ketergantungan orang dengan pemakaian kondom atau profilaksis untuk perlindungan dari sebaran infeksi penyakit seksual (IMS).